Jakarta, JurnalBabel.com – Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Wihadi Wiyanto, meminta pemerintah melakukan evaluasi berkala terhadap penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Saya kira kami dari DPR sedang menunggu dari pemerintah bagaimana evaluasinya karena kita kan baru berjalan kan. Jadi kita menunggu apa yang nanti menjadi evaluasi pemerintah,” kata Wihadi dikutip dari kompas.com, Kamis (2/4/2026).
Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan kebijakan kerja dari rumah alias WFH buat ASN setiap Jumat. Kebijakan ini diterapkan untuk efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) imbas konflik Timur Tengah.
Wihadi mengatakan, kebijakan WFH bukan hal yang baru diterapkan pemerintah. Kebijakan tersebut, katanya, pernah diterapkan saat pandemi Covid-19. Karenanya, ia optimistis pelayanan publik selama WFH tidak akan terganggu.
“Dikatakan hari Jumat itu kan juga banyak kegiatan-kegiatan di ASN yang juga sebenarnya tidak akan mengaruhi daripada pelayanan kepada masyarakat di sini. Jadi saya kira hari Jumat itu adalah suatu hari yang tepat untuk dapat dilakukan WFH,” ujarnya.
Wakil Ketua Badan Anggaran DPR ini juga optimistis penerapan WFH tidak akan membuat harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.
“Jadi kalau dari masyarakat ada juga khawatir, harga-harga juga mungkin bakal naik. WFH tidak akan berpengaruh terhadap kenaikan harga-harga kalau kita lihat,” pungkasnya.
