Jakarta, JurnalBabel.com – Anggota Komisi XI DPR, Wihadi Wiyanto, menilai keputusan pemerintah untuk tetap mempertahankan harga BBM subsidi maupun non subsidi merupakan bentuk keberpihakan kepada rakyat di tengah tekanan ekonomi dan kebutuhan energi yang masih tinggi di masyarakat.
“Ini kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Kenapa? Karena dalam situasi sekarang ini, BBM menjadi sangat penting. Jika ada kenaikan, maka yang terjadi adalah daya beli akan turun, inflasi akan naik, dan situasi ekonomi masyarakat yang tidak akan sehat,” kata Wihadi dalam diskusi publik di Jakarta, Kamis (2/4/2026), seperti dilansir dari antarnews.com.
Ia menjelaskan, dalam kondisi saat ini, peran BBM masih sangat dominan dalam menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat, mulai dari transportasi hingga distribusi barang dan jasa. Oleh karena itu, setiap perubahan harga akan langsung dirasakan dampaknya oleh masyarakat luas.
Mengenai ketersediaan pasokan, ia turut memastikan bahwa stok BBM dalam kondisi aman dan tidak perlu dikhawatirkan. Menurutnya, pasokan tetap berjalan lancar dan tidak terdampak oleh dinamika jalur distribusi di Selat Hormuz, karena Indonesia juga memiliki sumber pasokan dari wilayah lain.
Adapun terkait dengan kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) untuk penghematan BBM, Wihadi memandang langkah yang diambil pemerintah merupakan keputusan yang tepat dalam rangka mendorong efisiensi, khususnya dalam penggunaan energi dan anggaran.
Pengalaman penerapan WFH pada masa pandemi COVID-19 sebelumnya, ujar Wihadi, menunjukkan bahwa pelayanan publik tetap dapat berjalan dengan baik. Aktivitas di sektor-sektor vital seperti keamanan dan kesehatan juga tetap berlangsung tanpa hambatan berarti.
Ia menambahkan, kebijakan WFH juga tidak hanya berkaitan dengan penghematan BBM, tetapi juga berhubungan dengan penggunaan energi lain seperti listrik yang selama ini juga mendapatkan dukungan dari pemerintah.
Perkembangan teknologi dan digitalisasi saat ini juga memungkinkan berbagai aktivitas kerja dan koordinasi dilakukan secara jarak jauh. Hal tersebut dinilai dapat mengurangi kebutuhan mobilitas tanpa mengganggu efektivitas kerja.
Politisi Partai Gerindra ini pun menegaskan bahwa DPR bersama pemerintah akan terus mendorong dan menjalankan kebijakan dengan optimal sekaligus menjaga stabilitas domestik di tengah situasi yang masih diliputi ketidakpastian global seperti saat ini.
“DPR maupun pemerintah berkomitmen untuk tetap bekerja dengan maksimal. Dalam situasi sekarang ini, bagaimana kita bersama-sama menangani krisis energi dan kita hapatkan untuk tetap exist dan survive,” kata Wihadi.
