JurnalBabel.com – Anggota MPR/DPR RI Fraksi PKB, Dipo Nusantara Pua Upa, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan tema “Merawat Pancasila di Tengah Perubahan Zaman dan Dinamika Media Sosial” di Aula Kelurahan Ndorurea, Kecamatan Nangapanda, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (13/12/2025).
Acara diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa, aparat desa, hingga organisasi kemasyarakatan.
Dalam pemaparannya, Dipo Nusantara menegaskan Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah tantangan globalisasi dan derasnya arus informasi digital.
Ia menyoroti peran media sosial yang kini menjadi ruang utama interaksi masyarakat, namun juga rawan disalahgunakan untuk menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi yang berpotensi merusak persatuan.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman etika dalam bermedia sosial agar kebebasan berekspresi tetap sejalan dengan semangat persaudaraan dan kebangsaan.
“Merawat Pancasila hari ini bukan hanya melalui seremoni, tetapi melalui sikap kritis, bijak, dan bertanggung jawab, terutama di ruang digital,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari peserta. Salah seorang peserta Muhammad adam menyampaikan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini.
“Kegiatan ini membuka wawasan kami tentang bagaimana Pancasila tetap bisa dihidupi di tengah perubahan zaman dan media sosial yang serba cepat. Materinya sangat kontekstual dan mudah dipahami,” ungkapnya.
Diakhir sosialisasi, Dipo Nusantara menekankan pentingnya sosialisasi Empat Pilar sebagai pengingat bersama bahwa tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga ideologis dan kultural, khususnya di kalangan generasi muda.
