Jakarta, JurnalBabel.com – Anggota Komisi IV DPR, Bambang Purwanto, menilai positif rencana direkrutnya 30 ribu sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI) untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih lantaran terbatasnya tenaga di desa.
“Rata-rata di Desa itu sangat terbatas tenaga sarjananya, bahkan gak ada,” kata Bambang Purwanto kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).
Lebih lanjut Ia mengakui, operasional Koperasi Desa lebih baik karena ditangani tenaga yang terdidik terlebih dahulu.
Selepas itu, politisi Partai Demokrat meminta adanya Bimtek khusus sebagai persiapan sebelum diterjunkan.
“Diberikan Bimtek khusus sebagai persiapan sebelum diterjunkan,” pungkasnya.
Sebelumnya, pemerintah berencana merekrut sekitar 30.000 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia atau SPPI untuk membantu mengelola program Koperasi Desa Merah Putih yang sedang dikembangkan pemerintah.
Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa melalui koperasi. Nantinya, para SPPI akan ditempatkan sebagai tenaga pengelola atau manajer di koperasi desa yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
