JurnalBabel.com – Anggota Komisi VIII DPR Fraksi Gerindra, Muhammad Husni, memastikan stok bahan pangan di Sumatera Utara (Sumut) dalam kondisi aman usai melakukan kunjungan kerja ke Gudang Perum Bulog Kanwil Sumut di Medan, Senin (4/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Husni menegaskan ketersediaan beras dan minyak goreng program pemerintah masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan, meski di tengah ancaman fenomena El Nino dan gejolak harga pangan global.
“Tadi kami cek total beras ada 63.000 ton, cukup untuk lima bulan. Stok Minyakita juga ada 4,6 juta liter. Ini instruksi Bapak Presiden agar tidak ada kekurangan di setiap wilayah, khususnya Sumatera Utara,” ujar Husni kepada wartawan.
Menurutnya, kepastian stok tersebut menjadi bagian dari langkah antisipatif pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
Ia menyebut, arahan Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya memastikan distribusi dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga di seluruh daerah.
Husni juga menegaskan pihaknya tidak hanya melakukan pengecekan stok, tetapi turut mengidentifikasi berbagai potensi kendala di lapangan.
“Kami akan melihat kendala di lapangan untuk dimitigasi bersama Bulog, sehingga tidak terjadi gangguan distribusi maupun kelangkaan di masyarakat,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan, terutama dengan potensi penurunan produksi pangan akibat El Nino. Oleh karena itu, kesiapan cadangan pangan menjadi faktor krusial yang harus terus dijaga.
“Pesan Pak Presiden jelas, kita harus melihat kesiapan penyediaan pangan menghadapi El Nino. Tadi diinformasikan stok bisa bertahan lima bulan, dan yang luar biasa, seluruh stok beras ini berasal dari hasil produksi Sumut sendiri,” ucapnya.
