JurnalBabel.com – Anggota Komisi VIII DPR Fraksi Gerindra, Muhammad Husni, menjalankan tugas untuk mendukung program ketahanan pangan sesuai instruksi dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kesediaan-kesediaan stok pangan baik itu beras, gula, maupun minyak yang ada di gudang Bulog untuk wilayah Sumatra Utara.
Tepatnya yang berlokasi di PERUM BULOG Gudang Bulog Baru yang berlokasi di Pulo Brayan, Kota Medan.
Adapun dalam kunjungan ini selain mengecek ketersediaan stok pangan, Husni yang bertemu langsung dengan Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara Budi Cahyono.
Dalam perbincangannya dengan beliau, Husni juga menyampaikan terkait keluhan masyarakat pada saat kunjunganya ketika mengunjungi beberapa koperasi merah putih.
Bahwasanya mereka menyebutkan sulitnya mendapatkan stok sembako untuk pasar murah koperasi merah putih dari Perum Bulog, sehingga mereka harus membeli dengan harga diatas pasar subsidi koperasi yang mengakibatkan adanya Capital Loss bagi koperasi itu sendiri.
“Oleh karenanya saya selaku Anggota DPR RI, meminta langsung kepada Pimpinan Perum Bulog Wilayah Sumatera Utara, supaya kami bisa menjembatani koperasi-koperasi merah putih yang terkendala untuk mendapatkan stok sembako supaya pasar-pasar murah yang dijalankan oleh koperasi merah putih ini bisa sesuai dengan yang diamanahkan oleh bapak presiden yaitu bisa membantu masyarakat-masyarakat yang membutuhkan,” kata Husni dikutip dari akun instagram pribadinya, Selasa (5/5/2026).
Husni juga menegaskan pihaknya tidak hanya melakukan pengecekan stok, tetapi turut mengidentifikasi berbagai potensi kendala di lapangan.
“Kami akan melihat kendala di lapangan untuk dimitigasi bersama Bulog, sehingga tidak terjadi gangguan distribusi maupun kelangkaan di masyarakat,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan, terutama dengan potensi penurunan produksi pangan akibat El Nino. Oleh karena itu, kesiapan cadangan pangan menjadi faktor krusial yang harus terus dijaga.
“Pesan Pak Presiden jelas, kita harus melihat kesiapan penyediaan pangan menghadapi El Nino. Tadi diinformasikan stok bisa bertahan lima bulan, dan yang luar biasa, seluruh stok beras ini berasal dari hasil produksi Sumut sendiri,” ucapnya.
