Jakarta, JurnalBabel.com – Anggota Komisi XII DPR, Sartono Hutomo, memiliki harapan di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, menemukan ladang minyak dan gas bumi atau Migas baru yang bisa di eksploitasi untuk kebutuhan rakyat Indonesia.
“Saya mendoakan itu pak Menteri,” kata Sartono dalam rapat kerja Komisi XII DPR dengan Menteri ESDM, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Sartono mengatakan, pihaknya di Komisi XII DPR memberikan dukungan kepada pemerintahan Presiden Prabowo untuk mewujudkan harapan tersebut.
Bahkan, tambah Sartono, bila diperlukan adanya revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Migas untuk mewujudkan harapan itu, Komisi XII DPR siap memberikan dukungan.
“Ini harapan kami kepada pak Menteri Bahlil agar betul-betul ketahanan energi real, tidak was-was kalau terjadi dinamika permasalahan-permasalahan global,” ujar politisi Partai Demokrat ini.
Diketahui, Komisi XII DPR RI bersiap membahas kembali revisi UU Migas. Mayoritas fraksi disebut mendukung RUU Migas yang dulu sempat mencuat dibahas.
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menjelaskan, pada periode 2014-2019, RUU Migas selesai dibahas di DPR dan diserahkan ke pemerintah. Pada Januari 2019, Surpres terkait RUU Migas terbit ke kementerian terkait namun pemerintah disebut tidak menyertakan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) sebagai lampiran Surpres tersebut.
RUU Migas juga pernah dibahas di DPR periode 2019-2024. Rancangan beleid ini sudah disinkronisasi dan diharmonisasi di tingkat Baleg DPR RI dan diserahkan ke Komisi VII DPR. Pada akhirnya, RUU Migas masih tetap berupa rancangan karena Komisi VII DPR tidak melanjutkan pembahasan ke tingkat Badan Musyawarah (Bamus) untuk diparipurnakan.
“Kami bersiap memulai kembali pembahasan revisi UU Migas untuk segera dirampungkan,” kata Bambang, Jumat (12/12/2025).
