Jakarta, JurnalBabel.com – Komisi X DPR memastikan program revitalisasi satuan pendidikan/sekolah terus berlanjut pada 2027. Menyusul adanya kenaikan anggaran pendidikan dalam APBN tahun 2027 sebesar Rp824 triliun, naik sekitar 13,9% (atau sekira Rp55 triliun hingga Rp100 triliun) dibandingkan anggaran pendidikan pada APBN 2026 yang direncanakan sebesar Rp769 triliun.
“Tahun 2027 juga dengan adanya kenaikan anggaran pendidikan, ditambah 5 triliun untuk revit saja, Insya Allah mudah-mudahan target dari bapak Presiden yaitu mencapai 100 ribu sekolah setiap tahunnya bisa tercapai,” kata Anggota Komisi X DPR asal dapil Banten Adde Rosi Khoerunnisa dikutip dari akun instagram pribadinya, Ahad (8/11/2026).
Adde Rosi mengungkapkan, berdasarkan data yang diterimanya bahwa sudah 196 sekolah selesai di revitalisasi dari PAUD sampai SMP di Banten.
“Oleh karena itu, kami ucapkan terima kasih kepada Kemendikdasmen terkhusus pak menteri dan bapak presiden kita yang telah mencanangkan program ini,” ujarnya.
Menurut Adde Rosi, komitmen ini hadir agar jangkauan program dapat semakin luas serta mampu menyasar lebih banyak sekolah di Kabupaten Lebak yang membutuhkan perbaikan sarana belajar mengajar.
“Dengan fasilitas sekolah yang semakin baik, kita berharap para siswa dapat belajar dengan tenang dan bersemangat, serta para dewan guru dapat menjalankan tugas pengajaran secara lebih optimal,” katanya.
Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dipisahkan dari ketersediaan sarana dan prasarana sekolah yang layak, aman, dan kondusif.
Menurutnya, pembenahan infrastruktur pendidikan harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.
Sebab itu, Adde Rosi mengajak semua pihak mengawal pemerataan kualitas pendidikan demi masa depan anak-anak di Banten.
“Karena bagaimanapun juga kalau pendidikannya anak-anaknya merasa aman, merasa nyaman, tentunya ini akan berakibat terhadap kualitas dan mutu dari pendidikan tersebut,” pungkasnya.
