JurnalBabel.com – Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR, Muhamad Husni, melakukan inspeksi langsung ke pemondokan jemaah haji asal Sumatera Utara dan Aceh di Makkah.
Selain meninjau kelayakan fasilitas hotel, Husni juga memantau secara khusus kesiapan petugas Safari Wukuf yang akan mendampingi jemaah lanjut usia (lansia) dan risiko tinggi (risti) pada puncak ibadah haji di Arafah.
“Alhamdulillah untuk jemaah asal Medan (Sumut) di Tower 602 dan 603, kamarnya aman, lift-nya aman, dan makannya juga sudah bagus. Kemudian di Tower 601 untuk jemaah Aceh, suasananya juga bagus, makannya terjamin, tempat salat dan kamarnya sudah oke,” ujar Husni dilansir dari situs resmi DPR RI, Sabtu (23/5/2026).
Selain memastikan kelayakan akomodasi, Husni juga menyoroti persiapan pelayanan bagi jemaah lansia menjelang fase puncak Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
Ia menyambangi pusat pelatihan petugas khusus Safari Wukuf guna memastikan kesiapan mental dan keterampilan para petugas.
Menurut legislator asal dapil Sumatera Utara ini, petugas telah dibekali simulasi dan pelatihan khusus untuk memberikan pelayanan prima bagi jemaah lansia yang memiliki keterbatasan fisik.
“Mereka sudah diberi pembekalan tentang Safari Wukuf, termasuk bagaimana mengondisikan lansia yang kesulitan buang air, jemaah yang susah berjalan, dan kendala-kendala lainnya di lapangan,” papar Politisi Partai Gerindra ini.
Terkait skema pergerakan, Husni menjelaskan bahwa pemberangkatan jemaah menuju Arafah akan dibagi ke dalam dua kelompok waktu yang berbeda demi alasan keselamatan dan kenyamanan. Jemaah reguler yang sehat akan didorong lebih awal pada tanggal 8 Dzulhijjah.
“Sementara untuk Safari Wukuf, mereka akan berangkat pada tanggal 9 Dzulhijjah, kemungkinan sekitar jam 10 pagi. Karena waktu wukuf itu dimulai dari Zuhur sampai terbenamnya matahari. Petugas-petugas yang sudah terlatih inilah yang nantinya akan membawa para lansia tersebut,” jelas Husni.
Melihat matangnya persiapan akomodasi dan manajemen petugas di lapangan, Timwas Haji DPR RI menaruh optimisme tinggi terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Tentunya kita berharap bahwa penyelenggaraan di tahun 2026 ini adalah haji yang jauh lebih baik daripada pelaksanaan haji-haji sebelumnya,” pungkas Anggota Komisi VIII DPR ini.
