Jakarta, JurnalBabel.com – Komisi I DPR meminta Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi untuk lebih agresif dalam menjaga masyarakat dari serangan berita hoaks serta mendorong sinergi antara Menteri Pertahanan (Menhan) dan Panglima TNI dalam menjaga kepercayaan publik dari upaya pelemahan institusi melalui informasi palsu.
Anggota Komisi I DPR, Imron Amin, menegaskan pemerintah harus hadir sebagai pengimbang informasi.
Menurutnya, Komdigi tidak hanya fokus pada penanganan tetapi juga gencar mengedukasi masyarakat terkait capaian kinerja pemerintah agar tidak tenggelam oleh isu negatif yang belum tentu benar.
“Saya minta kepada Bu Menteri Komdigi kemarin, tolong berita positif pencapaian kinerja pemerintah disampaikan kepada masyarakat, karena sekarang informasi kepada masyarakat berbanding terbalik. Pencapaian pemerintah sangat sedikit pemberitaannya, tapi berita hoaks yang belum tentu kebenarannya itu selalu bermunculan,” kata Imron Amin dikutip dari video di akun youtube tvrparlemen, Rabu (24/6/2026).
Selain sektor sosial, isu hoaks juga mulai menyerang sektor pertahanan terutama institusi TNI. Sebab itu, Imron Amin meminta masyarakat tetap kritis dalam memverifikasi informasi yang beredar, mengingat TNI masih menjadi institusi dengan tingkat kepercayaan publik yang tertinggi.
“Sangat miris kalau sampai TNI selalu diberitakan hoaks, saya kurang sepakat,” tegasnya.
Politisi Partai Gerindra ini berharap adanya sinergi yang kuat antara Kementerian Pertahanan dan Panglima TNI guna menjaga marwah serta martabat institusi pertahanan negara.
“Jadi saya minta pada pak Menhan dan Panglima TNI mari kita bersinergi kerjasama untuk selalu menjaga marwah dan martabat TNI,” pungkasnya.
