JurnalBabel.com – Anggota Komisi VIII DPR, Muhammad Husni, menilai penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M akan menghadirkan peningkatan kualitas layanan bagi jemaah. Salah satu perubahan yang disorotnya ialah penerapan konsep fullboard, dengan layanan hotel, katering, transportasi, hingga Armuzna dikelola oleh syarikah.
Syarikah adalah perusahaan swasta berbadan hukum resmi yang ditunjuk oleh Pemerintah Arab Saudi untuk menyediakan layanan bagi jemaah haji, meliputi akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga fasilitas di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
Husni mengatakan peningkatan layanan tersebut antara lain terlihat dari perubahan paket Masyair atau rangkaian lokasi penting pelaksanaan puncak ibadah haji di Armuzna. Pada penyelenggaraan haji 2027, paket Masyair disebut meningkat dari paket D menjadi paket C yang memberikan ruang dan kenyamanan lebih baik bagi jemaah.
“Paket Masyair dari paket D menjadi paket C, itu artinya keleluasaan, kenyamanan, pendingin, itu jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Husni saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI dalam rangka pengawasan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M di Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).
Selain perubahan paket Masyair, legislator dari Fraksi Partai Gerindra itu menyoroti penerapan layanan penuh yang menjadi salah satu perubahan penting dalam penyelenggaraan haji 2027. Menurutnya, layanan mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi hingga layanan di Armuzna akan dikelola oleh syarikah.
“Yang kedua, tentunya kita juga melihat tahun ini adalah tahun pertama bahwa yang namanya fullboard, jadi dari mulai hotel, mulai katering, mulai transportasi, dan Armuzna, itu semuanya dikelola oleh syarikah,” katanya.
Husni menilai perubahan tersebut merupakan langkah besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji. Dengan pengelolaan layanan yang lebih terintegrasi, ia berharap kebutuhan jemaah dapat ditangani secara lebih optimal.
“Ini tentunya suatu lompatan yang besar daripada Kementerian Haji, bahwa mereka betul-betul bagaimana supaya pelayanan untuk para calon jemaah haji ini maksimal,” tuturnya.
Ia berharap peningkatan skema pelayanan tersebut benar-benar memberikan dampak terhadap kenyamanan dan keamanan jemaah selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Dari hulu ke hilir itu sudah ditangani oleh syarikah. Tentunya kita juga Komisi VIII DPR RI melihat mudah-mudahan dengan langkah-langkah Kementerian Haji ini memberikan rasa aman, rasa nyaman, rasa kepuasan daripada seluruh calon jemaah haji 2027 nanti,” pungkas Husni.
