JurnalBabel.com – Muhammad Husni kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aceh Sepakat untuk periode 2025–2030. Anggota DPR RI yang menjabat Kapoksi Komisi VIII itu terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) XII Aceh Sepakat di Hotel Syariah Grand Jamee, Medan, Sabtu (24/10/2026) lalu.
Usai terpilih Husni menyebut kepercayaan yang diberikan oleh para pengurus daerah dan cabang sebagai amanah yang harus dijalankan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas amanah yang kembali diberikan kepada saya. Ini merupakan permintaan dari DPC dan DPD di Sumatera Utara,” kata Husni dilansir, Rabu (28/10/2026).
Ia mengatakan, kepengurusan mendatang akan diarahkan pada pengembangan organisasi sekaligus pemberdayaan masyarakat Aceh yang tergabung dalam Aceh Sepakat. Sejumlah program yang disiapkan mencakup pemberian bantuan, pembinaan, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Husni menilai Aceh Sepakat memiliki peran strategis dalam mempererat persatuan masyarakat perantauan asal Aceh di Sumatera Utara. Selain menjaga kebersamaan, organisasi tersebut diharapkan dapat mendorong kontribusi masyarakat Aceh terhadap pembangunan daerah.
Ia menyebut masyarakat Aceh di Sumatera Utara telah berkiprah di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, akademisi, politik, hingga TNI dan Polri.
“Kita akan terus menyatukan para perantau dari Aceh di Sumatera Utara. Masyarakat Aceh memiliki potensi untuk ikut membangun Sumatera Utara,” ujarnya.
Husni juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara terhadap Aceh Sepakat. Untuk memperkuat koordinasi, kepengurusan mendatang berencana melakukan audiensi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para kepala daerah kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Sebagai anggota DPR RI yang bertugas di Komisi VIII, Husni turut menyatakan komitmennya untuk membantu masyarakat Sumatra Utara melalui berbagai bentuk bantuan dan pembinaan.
Mubes XII Aceh Sepakat diikuti 20 utusan dari kabupaten/kota di Sumatera Utara, dengan total sekitar 100 peserta dan peninjau. Forum tersebut juga menetapkan enam anggota formatur untuk menyusun kepengurusan DPP Aceh Sepakat periode 2025–2030 serta memilih enam anggota formatur Dewan Musapat.
