JurnalBabel.com – Anggota Komisi IX DPR, Ashabul Kahfi, menegaskan pentingnya pemerataan tenaga kesehatan (nakes) dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Berdasarkan peninjauan ke RSUD Bahteramas, terdapat adanya persoalan klasik terkait kekurangan dokter spesialis, seperti dokter anak dan dokter neurologi.
Hal tersebut disampaikan Ashabul Kahfi usai mengikuti rangkaian kunjungan kerja reses Komisi IX DPR RI. Salah satu agendanya adalah peninjauan ke RSUD Bahteramas di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu(10/10/2026).
“Tadi kita berkunjung ke rumah sakit daerah Kendari, saya melihat beberapa informasi mereka masih kekurangan dokter ahli ya, dokter anak, dokter neurologi. Ini kita akan sampaikan dengan pemerintah untuk menjadi perhatian dalam pendistribusian dokter-dokter ahli di kawasan timur di rumah sakit-rumah sakit Sulawesi Tenggara ini,” terang Ashabul.
Sebagai solusi jangka panjang dalam pemenuhan tenaga kesehatan, Politisi Fraksi PAN ini mendorong adanya program beasiswa khusus kedokteran dan kesehatan bagi putra-putri daerah.
Skema ini dirancang agar setelah menempuh pendidikan, para nakes memiliki tanggung jawab moral untuk kembali mengabdikan diri di daerah asal mereka.
“Beasiswa untuk antara lain untuk nakes, seperti itu menjadi salah satu perhatian kami di Komisi IX dalam rangka untuk menutup kekurangan tenaga-tenaga medis di daerah. Dengan membiayai anak-anak di daerah menjadi nakes-nakes di daerah, diharapkan nanti setelah selesai, mereka bisa kembali ke daerah masing-masing,” katanya.
“Karena sebenarnya tidak meratanya penempatan tenaga medis di daerah, cenderung mereka lebih memilih ke kota-kota, bukan ke desa-desa. Tapi kalau SDM-nya dengan tenaga desa, saya kira insyaallah kalau nanti selesai, tentu punya tanggung jawab untuk kembali ke daerahnya sendiri,” pungkas Legislator Dapil Sulsel I tersebut.
