Jakarta, JurnalBabel.com – Anggota Komisi XII DPR dapil NTT, Dipo Nusantara Pua Upa, menyoroti data Kementerian ESDM bahwa terdapat 10.068 lokasi yang belum ada listrik secara nasional dan sebanyak 899 lokasi berada di NTT.
“Angka ini menunjukkan akses energi yang berkeadilan masih menjadi pekerjaan besar negara,” kata Dipo Nusantara dalam rapat dengar pendapat dengan Kementerian ESDM dan Dirut PLN di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Dipo pun mempertanyakan kepada Kementerian ESDM dari 899 lokasi belum berlistrik di NTT, berapa lokasi yang dapat dipastikan selesai pada 2026 dan berapa lokasi yang mesti menunggu setelah 2027.
Selain itu, politisi PKB ini juga mempertanyakan dari alokasi anggaran program listrik desa 2026 sebesar Rp10,3 Triliun, berapa alokasi anggaran dan jumlah lokasi dialiri listrik untuk NTT.
“Mengingat geografis NTT yang didominasi wilayah kepulauan, apakah PLN memiliki kebijakan afirmatif khusus untuk mempercepat pembangunan minigrade,” pungkasnya.
