JurnalBabel.com – Anggota Komisi X DPR asal dapil Banten I (Lebak, Pandeglang), Adde Rosi Khoerunnisa, meminta kepada para guru tetap melakukan inovasi dan berpikir kreatif meski memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI dalam pembelajaran.
Pasalnya, kata Adde Rosi, guru berperan penting sebagai pemegang kendali utama dalam melihat kondisi emosional serta tumbuh kembang peserta didik.
Demikian dikatakan Aci sapaan akrab Adde Rosi saat hadir langsung menyapa para pendidik, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan dalam agenda Workshop Pendidikan bertajuk “Implementasi Digitalisasi Pembelajaran untuk Meningkatkan Kualitas Proses Belajar Mengajar” di Grand Keisha Rangkasbitung, Banten, Selasa (22/9/2026).
“Pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) harus kita optimalkan, namun sikap berpikir kritis tetap harus menjadi fondasi utama,” kata Adde Rosi dikutip dari akun instagram pribadi, Rabu (23/9/2026).
Menurutnya, teknologi AI memiliki sisi positif maupun negatif. Oleh karena itu, setiap informasi yang diterima wajib diperiksa dan dikonfirmasi kebenarannya.
“AI bukan alat untuk memperbesar kesenjangan, melainkan sebagai alat untuk memperkecil kesenjangan dan mengoptimalkan proses belajar mengajar di sekolah,” jelasnya.
Selain itu, kata Aci, Komisi X DPR RI terus berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan para tenaga pendidik mulai dari penguatan anggaran Kemendikdasmen hingga kejelasan status guru honorer, paruh waktu, dan PPPK agar diangkat menjadi ASN.
“Mari bersama-sama kita bentuk ekosistem digitalisasi pembelajaran yang inklusif demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkas politisi Partai Golkar ini.
