JurnalBabel.com – Anggota MPR/DPR RI Fraksi PKB, N.M. Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Konge Beach Park, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Penguatan Nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Fondasi Persatuan Masyarakat dalam Bingkai NKRI” ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, serta unsur masyarakat setempat. Sosialisasi berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh antusiasme.
Dalam pemaparannya, Dipo Nusantara menegaskan bahwa penguatan nilai kebangsaan menjadi sangat penting di tengah tantangan globalisasi dan derasnya arus informasi digital.
Ia menyampaikan, Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi merupakan pedoman hidup bangsa yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.
“Persatuan adalah fondasi utama bangsa ini. Tanpa persatuan, pembangunan tidak akan berjalan optimal. Karena itu, nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus dirawat,” tegas Dipo.
Ia juga menekankan, masyarakat Nusa Tenggara Timur memiliki modal sosial yang kuat dalam menjaga harmoni.
“Tradisi gotong royong, budaya musyawarah adat, serta kehidupan lintas agama yang rukun, menjadi bukti nyata implementasi nilai kebangsaan di tingkat akar rumput,” katanya.
Lebih lanjut, Dipo mengajak masyarakat Nangaroro untuk tetap menjaga persatuan meskipun berbeda pilihan politik maupun latar belakang sosial. Menurutnya, menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi kita tetap satu dalam bingkai Indonesia. Jangan biarkan perbedaan dimanfaatkan untuk memecah belah persaudaraan,” ujarnya.
Dalam sesi dialog, sejumlah peserta menyampaikan pertanyaan kritis terkait tantangan kebangsaan, ketimpangan pembangunan, serta peran generasi muda dalam menjaga nilai Pancasila.
Diskusi berlangsung terbuka dan konstruktif, mencerminkan semangat demokrasi yang sehat.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya persatuan dan toleransi, sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
