Jakarta, JurnalBabel.com – Anggota Komisi VIII DPR, Muhammad Husni, menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada pascagempa bumi berkekuatan 7,6 Skala Richter (SR) yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Ia menekankan potensi gempa susulan masih dapat terjadi dan perlu diantisipasi dengan langkah-langkah keselamatan yang tepat.
Husni juga mengingatkan, masyarakat khususnya yang tinggal di wilayah pesisir agar segera mengamankan diri ke tempat yang lebih tinggi. Hal ini guna menghindari potensi tsunami.
“Gempa bumi yang terjadi di Sulawesi Utara maupun di Maluku Utara itu lumayan kuat, 7,6 Skala Richter. Jadi tentunya, biasanya setiap ada gempa baru, selalu ada gempa-gempa susulan,” kata Husni dilansir dari situs resmi DPR RI, Kamis (2/4/2026).
Ia juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan warga dalam menghadapi gempa susulan dengan mencari lokasi aman yang minim risiko.
“Masyarakat yang ada di pinggir pantai diharapkan untuk mencari tempat yang lebih tinggi. Dan bila terjadi gempa susulan, diharapkan mencari titik kumpul seperti lapangan yang tidak ada bangunan dan jaringan listrik,” jelasnya.
Menurut politisi Partai Gerindra ini, ketenangan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat. Sehingga, Ia menghimbau warga tidak panik namun tetap siaga.
“Untuk masyarakat, tetap tenang, jangan panik dalam menghadapi situasi gempa bumi ini,” tegasnya.
Selain itu, Legislator Dapil Sumatera Utara I ini mendorong pemerintah melalui instansi terkait untuk segera melakukan penanganan cepat di lapangan.
Ia meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, Kementerian Sosial, dan Kementerian Kesehatan untuk turun langsung membantu masyarakat terdampak.
“Kami meminta BNPB, Basarnas, Kemensos, dan Kemenkes untuk sesegera mungkin turun ke daerah bencana melakukan evakuasi, menyiapkan tenda bagi rumah yang runtuh, serta menyediakan makanan siap saji dan obat-obatan,” katanya.
Ia menambahkan, langkah cepat dan terkoordinasi sangat penting guna menekan dampak kerusakan serta meminimalisir korban jiwa. Dengan kewaspadaan masyarakat dan respons cepat pemerintah, diharapkan penanganan bencana dapat berjalan optimal serta keselamatan warga tetap terjaga.
