JurnalBabel.com – Anggota Komisi VII DPR, Azikin Solthan, secara resmi membuka kegiatan Upskilling Pelatihan Berbasis Kompetensi dengan tema “Implementasi K3 dalam Mewujudkan Keselamatan Wisata yang Aman dan Berkelanjutan” secara daring.
Acara yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata RI ini berlangsung di Hotel Makassar Golden, Sulawesi Selatan, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor pariwisata, khususnya wisata tirta.
Dalam sambutannya, Azikin menekankan aspek keselamatan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama dalam membangun industri pariwisata yang berdaya saing global.
Ia juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata.
Menurutnya, pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini, di mana wisatawan semakin selektif dalam memilih destinasi yang menjamin keamanan dan kenyamanan.
“Kualitas layanan dan aspek keselamatan merupakan faktor utama dalam meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia. Melalui pelatihan berbasis kompetensi ini, kita sedang menyiapkan garda terdepan yang profesional dalam menghadapi berbagai risiko kerja,” kata Azikin.
Selain dihadiri pejabat di bidang pariwisata, kegiatan ini juga melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar yang diwakili oleh Risman Ruslan. Keterlibatan BPBD sangat krusial mengingat fokus pelatihan ini bersinggungan langsung dengan manajemen mitigasi bencana dan keselamatan fisik.
Para peserta mendapatkan materi langsung dari narasumber ahli, Dr Farid Said, yang memaparkan teknis implementasi K3 di lapangan.
Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman mendalam mengenai standar operasional prosedur (SOP) keselamatan, khususnya bagi para pemandu wisata tirta yang memiliki risiko kerja cukup tinggi.
Azikin juga menegaskan komitmen Komisi VII DPR RI untuk terus mendukung program-program penguatan kompetensi SDM. Politisi Partai Gerindea ini menilai investasi pada manusia akan memberikan dampak jangka panjang terhadap keberlanjutan ekonomi kreatif dan pariwisata.
Kepada seluruh peserta, mantan Bupati Bantaeng ini berpesan agar ilmu yang didapatkan tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi benar-benar diimplementasikan saat bertugas. Kedisiplinan dalam menerapkan protokol K3 diharapkan mampu meminimalisir angka kecelakaan di lokasi wisata.
