Jakarta, JurnalBabel.com – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR menemukan sejumlah jemaah haji Indonesia yang tidak mendapatkan tempat di dalam tenda kawasan lempar jumroh di Mina, Arab Saudi. Kondisi ini memaksa para jemaah untuk beristirahat di luar area tenda yang telah disediakan.
Anggota Timwas Haji DPR, Muhammad Husni, menyampaikan temuan tersebut saat meninjau langsung kondisi jemaah kloter pertama dari embarkasi Kualanamu (KNO) Medan, semalam.
“Ini kelihatan bahwa sebagian tidak dapat tempat di tenda Mina sampai harus menginap di luar tenda. Ini menjadi sebuah catatan untuk Kemenhaj,” ujar Husni dikutip, Kamis (28/5/2026).
Husni menyoroti pentingnya penyesuaian antara rasio kapasitas tenda dengan jumlah jemaah yang dialokasikan. Ia menekankan hak jemaah harus dipenuhi secara maksimal mengingat panjangnya waktu antrean ibadah haji.
“Berapa isi tenda, berapa besar tenda harus semuanya terisi ke dalam tenda. Ini jemaah haji yang sudah menunggu puluhan tahun, harus dilayani dengan sebaik mungkin,” katanya.
Merespons temuan di lapangan, Anggota Komisi VIII DPR Fraksi Partai Gerindra ini menegaskan bahwa DPR akan mengambil langkah institusional dengan memanggil pihak Kementerian Haji dan Umrah untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawaban terkait tata kelola penempatan jemaah.
“Tindak lanjut DPR, kami akan panggil pihak Kemenhaj. Bahwa hal seperti ini yang dikatakan semuanya aman ternyata belum aman,” tegas legislator asal dapil Sumatera Utara ini.
Pernyataan tersebut juga didukung oleh jemaah di lokasi yang meminta agar Kemenhaj diberikan peringatan atas insiden ini.
