JurnalBabel.com – Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat, Syarief Abdullah Alkadrie, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki kekuatan besar dalam membangun ketahanan bangsa melalui pembinaan karakter generasi muda.
Menurut Syarief, keberadaan Pramuka tidak hanya membentuk kedisiplinan, tetapi juga menciptakan pengaruh positif di lingkungan sosial, baik di sekolah maupun keluarga.
“Jika ada 100 atau 200 Pramuka Garuda di Kota Pontianak, saya yakin akan membawa dampak besar di lingkungan masing-masing. Di Pramuka, kita dilatih untuk disiplin,” ujar Syarief dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kota Pontianak 2026, di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Minggu (19/4/2026).
Syarief yang juga anggota Fraksi NasDem DPR RI itu juga menyoroti kekuatan jaringan alumni Pramuka yang kini banyak berperan di level strategis nasional, mulai dari legislatif hingga lembaga tinggi negara.
Potensi ini, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk memperkuat peran Pramuka dalam pembangunan bangsa.
“Kita harus sadar bahwa kita memiliki kekuatan besar melalui jaringan alumni. Banyak tokoh nasional dibesarkan oleh Pramuka, dan ini harus disinergikan untuk membangun ketahanan bangsa yang lebih kuat,” tegasnya.
Syarief juga mengingatkan agar Gerakan Pramuka tetap menjaga nilai-nilai dasar dan tidak terpengaruh oleh kepentingan sempit, termasuk dalam dinamika politik.
Rakercab yang mengusung tema “Sinergisitas untuk Membangun Ketahanan Bangsa” ini menjadi forum penting untuk merumuskan program strategis organisasi ke depan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus Kwartir Cabang Kota Pontianak, pengurus Kwartir Daerah Kalimantan Barat, serta perwakilan Pemerintah Kota Pontianak yang menyatakan dukungan terhadap penguatan peran Pramuka dalam pembangunan daerah.
