JurnalBabel.com – Komisi IX DPR menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Muda Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar sosialisasi dalam rangka mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja.
Kegiatan ini berlangsung Ahad (8/3/2026) di Cafe VAAN IN SKY, Jl Bajiminasa, Makassar, yang dihadiri anggota ICMI Muda Sulsel, mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta masyarakat.
Anggota Komisi IX DPR, Ashabul Kahfi, menceritakan bahwa di Komisi IX bermitra dengan layanan dasar masyarakat. Seperti BPJS dan Badan Gizi Nasional (BGN).
Kehadiran program andalan Prabowo Subianto ini, merupakan intervensi negara untuk mengatasi malnutrisi pada anak di sekolah, santri, ibu hamil dan balita.
Target MBG menjangkau 82,9 juta penerima manfaat guna menciptakan SDM unggul. Namun, kehadiran program ini tidak lepas dari polemik di masyarakat lantaran muncul sejumlah tantangan dalam pengelolaannya.
“Kami di Komisi IX sudah ketuk palu untuk anggaran MBG sebesar Rp331 T. MBG menjadi sorotan publik karena anggarannya besar. Satu sisi, sebagian masyarakat menilai bahwa program ini mengganggu pos anggaran untuk kementerian lain,” kata Ashabul Kahfi dilansir, Senin (9/3/2026).
Kendati demikian, Anggota Badan Anggaran DPR ini meminta masyarakat merenungkan bagaimana memastikan masa depan anak-anak Indonesia yang akan menjadi generasi emas di tahun 2045? Jawabannya, bisa dipastikan jika piring makan mereka bergizi.
“Data nasional, Indonesia masih berada pada prevelensi 19,8 persen angka anak stunting atau 4,7 juta anak mengalami stunting pada tahun 2024,” ungkapnya.
Oleh karena itu, politisi PAN ini meminta masyarakat juga turut mengawal pelaksanaan MBG mengingat anggarannya yang tidak sedikit.
