Jakarta, JurnalBabel.com – Anggota Komisi IV DPR, Bambang Purwanto, menyatakan tidak mudah untuk menjaga atau mempertahankan status Indonesia yang saat ini sudah swasembada pangan.
Ia menyontohkan, minat generasi mudah yang enggan meneruskan usaha tani orangtuanya. Padahal saat ini mayoritas petani di Indonesia berusia 55 tahun yang perlu dilakukan regenerasi.
Dengan usia tersebut, lanjutnya, produktivitas per hektar petani rata-rata 5,3 ton per hektar berdasarkan data Badan Pusat Statistik atau BPS. Menurutnya, hal tersebut juga yang membuat generasi muda tidak minat menjadi petani.
“Tempo hari pak Menteri sudah gunakan generasi muda, saya yakin sekarang sudah tidak ada, kabur semua. Saya jamin itu karena dianggap tidak ekonomis,” kata Bambang Purwanto dalam rapat kerja Komisi IV DPR dengan Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pangan Nasional, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Sebab itu, politisi Partai Demokrat ini mengusulkan Kementerian Pertanian atau Kementan menggandeng kampus atau universitas untuk melakukan kajian agar mendapat benih pangan yang lebih baik.
“Sekarang sudah beredar juga bibit dari China kalau tidak salah, itu bisa hasilkan 10 ton per hektar. Kenapa tidak gunakan itu sementara biar menarik generasi muda,” pungkas legislator asal dapil Kalimantan Tengah ini.
