JurnalBabel.com – Anggota Komisi XI DPR Fraksi Gerindra Wihadi Wiyanto bersama Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, melakukan kunjungan kerja ke Gudang Bulog Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk memastikan kesiapan stok pangan di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Wihadi meninjau langsung ketersediaan beras di Gudang Bulog Cabang Bojonegoro yang melayani distribusi untuk tiga wilayah, yakni Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.
“Hasil peninjauan hari ini menunjukkan bahwa stok beras saat ini dalam kondisi melimpah dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Wihadi, Kamis (30/4/2026).
Berdasarkan data terbaru, total stok beras yang tersimpan di gudang Bulog tercatat mencapai lebih dari 60.000 ton hingga mendekati 79.000 ton. Jumlah tersebut dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan dalam belasan bulan ke depan.
Meski demikian, pengelolaan stok beras dalam jumlah besar itu masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kapasitas gudang penyimpanan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya.
Di sisi lain, Bulog Bojonegoro juga terus melaksanakan penyerapan gabah petani sesuai dengan ketentuan pemerintah. Proses penyerapan tersebut mengacu pada Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2025 mengenai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) serta refaksi harga gabah dan beras.
“Kami dari Bulog melakukan pembelian gabah dari petani sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional RI Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan atas harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Refaksi Harga Gabah dan Beras. Bulog Bojonegoro sudah menyerap sesuai aturan,” ungkap pihak Bulog.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap kesiapan cadangan pangan pemerintah di daerah sekaligus memastikan distribusi dan serapan hasil panen petani berjalan optimal di tengah upaya penguatan ketahanan pangan nasional.
