Jakarta, JurnalBabel.com – Anggota Komisi XII DPR, Sartono Hutomo, mendukung penuh target yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto agar penanganan sampah di Indonesia dapat tuntas sepenuhnya paling lambat pada akhir 2027.
Sartono mengajak, semua pihak untuk memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan target orang nomor satu di Indonesia tersebut. Ia menekankan target Presiden Prabowo tersebut perlu didukung dengan langkah terukur.
“Dibutuhkan komitmen yang kuat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan. Target ini harus didukung dengan langkah yang terukur,” kata Sartono kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).
Lebih jauh Sartono menjelaskan, persoalan sampah bukan hanya soal infrastruktur. Persoalan sampah menyangkut perubahan perilaku masyarakat, tata kelola pemerintahan dan kolaborasi dengan dunia usaha. Pemerintah
“Diperlukan pemetaan kondisi setiap daerah karena karakteristik timbulan sampah, kapasitas fiskal, dan kesiapan infrastruktur,” ujarnya.
Sartono menambahkan, keberhasilan penanganan sampah juga harus diukur melalui indikator yang jelas. Indikator tersebut meliputi peningkatan tingkat pengurangan sampah, persentase daur ulang.
“Penurunan sampah yang masuk ke TPA penutupan praktik pembuangan terbuka (open dumping),” jelasnya.
Atas dasar itu, Sartono menegaskan langkah strategis yang bisa dilakukan antara lain ialah mempercepat penerapan pemilahan sampah dari sumber dan memperkuat fasilitas pengolahan di tingkat hulu, seperti TPS 3R.
“Bank sampah, pusat daur ulang, dan fasilitas pengomposan untuk mengurangi ketergantungan pada TPA dan melakukan modernisasi TPA menjadi sanitary landfill dan fasilitas pengolahan terpadu sehingga residu yang dibuang semakin kecil,” katanya.
Sartono menegaskan, kerjasama lintas sektoral antar kementerian dan lembaga menjadi kunci utama dalam keberhasilan untuk mewujudkan target Presiden Prabowo tersebut.
Politisi Partai Demokrat ini sekali lagi mengatakan, dukungan terkait dengan target Presiden Prabowo tersebut harus dibarengi dengan penguatan regulasi, kepastian anggaran hingga pengawasan yang ketat.
“Serta komitmen seluruh pemerintah daerah dan masyarakat,” pungkasnya.
Sekedar informasi, Presiden Prabowo Subianto menargetkan penanganan sampah di Indonesia dapat tuntas sepenuhnya paling lambat pada akhir 2027.
Target ini disampaikan Prabowo saat menghadiri akad massal 62.000 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026.
Prabowo menegaskan, kebersihan lingkungan merupakan salah satu fondasi utama untuk mewujudkan Indonesia yang sehat, nyaman, sekaligus berdaya saing di sektor pariwisata.
